KAMI POLISI INDONESIA SENANTIASA MELINDUNGI DAN MELAYANI MASYARAKAT DENGAN KEIKHLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN

Jumat, 31 Oktober 2014

TEST KESAMAPTAAN JASMANI DI POLRES KOTABARU

Kotabaru / 31/10

Jumat ( 31/10/2014 ) Polres Kotabaru mengadakan test kesamaptaan jasmani di Polres Kotabaru yang wajib di ikuti oleh seluruh personil Polres Kotabaru dari semua Bag, Sat dan Polsek Jajaran Res Kotabaru. Untuk hari ini giat diikuti oleh sepertiga dari kekuatan personil Polres Kotabaru. Bertindak sebagai panitia test Bagian Sumda Polres Kotabaru bagian Lat. 
Personil wajib melaksanakan test lari selama 12 menit, full ups, push ups, sit ups dan shutle run yang disesuaikan dengan umur dan golongan.
Menurut Kabag Sumda Polres Kotabaru melalui Paur Lat AIPTU Agus Subianto mengatakan bahwa kegiatan test kesamaptaan jasmani dilaksanakan per semester dan wajib diikuti oleh semua personil Polres Kotabaru, bagi anggota yang belum sempat melaksanakan test karena kesibukan tugas yang tidak bisa ditinggal kan akan di beri waktu pada hari Jumat tanggal 07 Nopember 2014 dan diminta agar seluruh anggota dapat mengikutinya.  

Senin, 27 Oktober 2014

PENGAMANAN PAWAI AKBAR PERAYAAN TAHUN BARU ISLAM 1436 H


Pawai akbar memperingati perayaan tahun baru islam 1436 H di kabupaten Kotabaru berjalan aman dan tertib (25/10), + 1.000 pelajar se Kab. Kotabaru mengikuti pawai akbar tersebut.

Personel polres Kotabaru menurunkan sebanyak 40 orang yang sudah dibagi semua titik persimpangan yang dilewati oleh peserta pawai. Bukan hanya pawai biasa, para pelajar pun mearak hiasan karikatur dan berjalan keliling kota.

Pertunjukan pawai tahun baru islam ini menarik perhatian masyarakat. Sebab banyak warga yang tinggal di sekitar lokasi pawai tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan pawai 1 Muharram tersebut.

Meski begitu, pawai ini membuat sejumlah ruas jalan di Kotabaru mengalami kemacetan panjang hingga 2 kilometer. Untuk mengurai kemacetan, personel Satlantas Polres Kotabaru dan Dinas perhubungan pun turun untuk mengatur arus lalu lintas.

Pawai Akbar merupakan agenda rutin tahunan di Kabupaten Kotabaru, untuk pawai tahun ini dipusatkan di halaman mesjid Raya Kotabaru.

APEL KONSOLIDASI PASCA PENGAMANAN PEMILU TH 2014 DI POLRES KOTABARU


Kotabaru, 27/10

Apel Konsolidasi Pasca Pengamanan Pemilu tahun 2014 di Polres Kotabaru di laksanakan pada hari Jumat  tgl 24 Oktober 2014. Apel tersebut dihadiri oleh unsur Muspida Kotabaru dan peserta apel selain Polri juga hadir  TNI-AD , TN-AL,Sat Pol PP dan instansi lain yang di undang. 
Bertindak sebagai Pimpinan Apel adalah Kapolres Kotabaru AKBP Rizal Irawan S.I.K,.M.H yang membacakan amanat dari Kapolri yang intinya mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah turut berperan aktif dalam mensukseskan pengamanan seluruh tahapan Pemilu 2014.
Dengan dilaksanakannya Apel Konsolidasi maka OMB 2014 telah dinyatakan berakhir.

Jumat, 24 Oktober 2014

KOMBES POL.Drs.H.ZAEINAL AQLI MEMBERIKAN ARAHAN DI POLRES KOTABARU


Oktober 24/10

Kombes Pol.Drs Zaenal Aqli yang menjabat sebagai Kasubdit Binpolmas Dit Binmas Baharkam Polri didampingi oleh Kasubdit Polmas Polda Kalsel AKBP Taufik Sudiyono memberikan arahan kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang ada di seluruh jajaran Polres Kotabaru, Rabu ( 22/10/2014 ) dari jam 07.30 Wita dan berakhir jam 11.30 Wita yang bertempat di Gedung Praja Arya Ghupta Polres Kotabaru.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat teras Polres Kotabaru, para Kanit Binmas dan seluruh Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Kotabaru. Kegiatan diawali dengan paparan oleh Kapolres Kotabaru AKBP RIZAL IRAWAN, S.I.K.,M.H yang memaparkan tentang Bhabinkamtibmas di Wilkum Polres Kotabaru sudah menempatkan Bhabinkamtibmas dengan jumlah desa keseluruhan 201 desa dengan klasifasi 73 personil yang sudah menggunakan skep bhabinkamtibmas dan 128 personil menggunakan Sprin dari Kapolres Kotabaru, Kapolres Kotabaru juga memaparkan tugas - tugas yag sudah dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas dan tentang Rumah Kantor Bhabinkamtbmas yang ada di wilkum Polres Kotabaru serta data pemecahan konflik Sosial masyarakat terutama masalah Goa temuluang yang selalu terjadi konflik disaat menjelang panen sarang walet.
Kombes Pol.Drs.H.ZAENAL AQLI memberikan arahan tentang langkah - langkah meningkatkan aksi senergitas Bhabinkamtibmas dan Polmas dalam pelaksanaan tugas dilapangan dan beliau juga menyerahkan cendramata berupa jam dinding dan jam tangan untuk yang secara simbolis diterima oleh Kasat Binmas Polres Koatabaru AKP Sigit Cahyono, S.E. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengecekan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas yang ada di wilkum Polsek Pulau Sebuku Polres Kotabaru. 


Selasa, 21 Oktober 2014

ISTRI TIDAK MAU RUJUK PILIH " GANTUNG DIRI "

Kotabaru 21/10

Sdr Dartiwan  ( 27 thn ) Warga Desa Suka Maju Rt 03 Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru memilih untuk mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri. Senin ( 20/10/2014 ) Sdr Dartiwan ditemukan tergantung dengan menggunakan seutas tali dilehernya oleh kakak iparnya yaitu Sdri Sajem ( 35 thn ). Saat pulang dari mencuci pakaian di rumah orang tuanya Sdri Sajem mendapati rumahnya dalam keadaan terkunci dari dalam,  kemudian dia mendobrak pintu belakang dan alangkah terkejutnya Sdri Sajem melihat Sdra Dartiwan tergantung dengan seutas tali dilehernya dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. 
Melihat kejadian tersebut Sdri Sajem panik dan meminta tolong kepada warga sekitar yang dilanjutkan melaporkannya ke Polsek Sampanahan, menurut Sdri Sajem yang merupakan kakak ipar dari Sdr Dartiwan,"  awalnya Sdr Dartiwan mendatangi isterinya yaitu Sdri Siti Fatimah ( adik Saya ) yang berada dirumah orang tua Saya untuk meminta rujuk dan saat itu Sdri Fatimah belum bisa menerima permintaan Sdr Dartiwan, kemudian Sdr Dartiwan datang kerumah Saya dan menceritakan hal tersebut, karena itu merupakan masalah rumah tangga Saya hanya bisa menasehati agar ditempuh atau dicari jalan yang terbaik , setelah Saya tinggal untuk mencuci pakaian ternyata Sdr Dartiwan gantung diri dirumah Saya . "

Jumat, 17 Oktober 2014

TIDAK TAHU SALAH APA LANGSUNG LEMPARI BATU

Nasib malang yang terjadi oleh Sdr. Melkianus Umborupaka 23 thn, karyawan Panen Divisi III Rampe Estate. telah di aniaya (14/10/14) oleh rekan kerja sendiri Sdr. Agustinus Dapataka 29 thn. berawal pada saat Sdr. Melkianus berada di perumahan karyawan Divisi III Rampe Estate sedang mengecas Handphone miliknya sendiri dalam keadaan mati, tiba - tiba Sdr. Agustinus langsung mengambil Hand phone milik Melkianus tanpa ijin. Agustinus bermaksud mencek nomor kontak yang berada di Hand Phone milik Melkianus.
setelah melihat kejadian tersebut Melkianus langsung menanyakan kepada agustinus " Kenapa dihidupkan Hp milik saya " dan tanpa pikir panjang Agustinus langsung mengambil batu untuk dilemparkan kekepala Melkianus, akibat lemparan batu tersebut melkianus mengalami luka robek dibagian kepala, Melkianus pun merasa keberatan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamukan selatan guna proses lebih lanjut.
kejadian tersebut dibenarkan oleh 2 orang saksi yang merupakan teman kerja mereka. kini Agustinus diamankan di Mapolres Kotabaru guna proses lebih lanjut.

Selasa, 14 Oktober 2014

PROGRAM PKN DAN RAKOR HARI NUSANTARA 2014 DI KABUPATEN KOTABARU

 Kotabaru, 14/10

Senin ( 13/10/2014 ) dari jam 08.00 Wita sampai dengan jam 12.00 wita bertempat di Pangkalan Pendaratan Ikan Saijaan Kotabaru dilaksanakan Pencanangan Implementasi Program PKN ( peningkatan kehidupan nelayan ) yang diselaraskan dengan Peringatan Hari Nusantara 2014 oleh Kementrian Riset dan Teknologi dan Kementrian Kelautan dan Perikanan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh : 
  1. Dedy Sutisna dari Sekjen Dewan Kelautan Indonesia
  2. Dr.Ir Agus Pudji P dari Deputi Relevansi dan Produksi Kementrian Ristek dan Teknologi
  3. Prof Syarif Widjaya dari Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan RI
  4. Lilik Supriadi dan Tris Hantia.S dari Kementrian Kelautan dan Perikanan
  5. M.Arsady dari Setda Provinsi Kalsel
  6. Jelsi Natalia dari Kementrian Kesehatan RI
  7. Daryono dan Edy Nugroho dari Kementrian Lingkungan Hidup RI
  8. Ir.Wayan Dipta M.Si dari Deputi Kementrian Koperasi dan UKM RI 
  9. Kolonel Basuki dari TNI- AL
  10. Herlina dari dishub Provinsi Kalsel
  11. Abu Hanifah dari Diskop dan UKM Kalsel 
  12. Endang M dan Hj Hafifah dari BKKBN Provinsi Kalsel 
  13. AKBP Agus Lukito dari Ditpolair Polda Kalsel 
  14. AKBP H.Muhroji dari Polda Kalsel
  15. Edy Sopyan dari Dinas PU Provinsi Kalsel 
  16. Drs.H.Irhami Rijani Bupati Kotabaru
  17. Hj.Alfisah Ketua DPRD Kotabaru
  18. Dan Seluruh SKPD Pemda Kotabaru  
Agenda yang dilaksanakan dalam acara tersebut adalah ;
  • Pencangan PKN yang diselaraskan dengan Peringatan Hari Nusantara 2014 oleh Sekjen Kementrian Kelautan dan Perikanan yang ditandai dengan pemukulan Gong dan Penandatanganan Prasasti dan Peletakan batu pertama pembangunan gedung pelatihan nelayan 
  • Penyerahan bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan bagi masyarakat Nelayan berupa  8 unit Mesin Dumping kepada 8 kelompok Nelayan, Pump Perikanan tangkap 2 KUB masing -masing Rp.100.000.000, Pump Perikanan Budidaya untuk 9 kelompok masing - masing Rp.35.000.000 dan Pump Pengolahan untuk 3 kelompok masing-masing Rp.30.000.000
  • Penyerahan bantuan dari Kementrian Kesehatan RI berupa : Program Kesehatan Nelayan dan bantuan opersional kesehatan di Puskesmas Pelabuhan Pendaratan Ikan Saijan Kotabaru sebesar Rp.340.616.900, bantuan Paket alat pelindung diri nelayan dan bantuan makanan pendamping Asi, makanan tambahan anak sekolah dan ibu hamil serta media KIE promosi kesehatan.
  • Penyerahan bantuan dari kementrian Koperasi dan UKM RI berupa Pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Nealyan sebesar Rp. 2.742.000.000 yang diterima oleh Bupati Kotabaru.
Acara tersebut juga dimeriahkan dengan parede Kapal Nelayan Kotabaru yang disaksikan oleh seluruh tamu.
Kemudian acara di lanjutkan dengan Rapat Panitia Hari Nusantara tahun 2014 di gedung Paris Barantai Kotabaru yang di mulai dari jam 14.00 Wita sampai dengan jam 18.00 Wita yang dipimpin oleh Sekjen Dewan Kelautan Indonesia Bapak Dedy Sutisna. Peringatan Hari Nusantara tahun 2014 bertema " Membangun Nusantara dengan Inovasi Maritim Anak Bangsa " . Dalam rapat tersebut dibahas tentang persiapan pelaksanaan peringatan Hari Nusantara tahun 2014 di Kabupaten Kotabaru. 
Personil Polres Kotabaru yang dipimpin oleh Wakapolres Kotabaru Roy Satya Putra, S.I.K,.M.H mengamankan kegiatan tersebut, dan sampai berakhirnya acara situasi tetap kondusif, aman dan terkendali.
        







MAU BELI NASI GORENG MALAH DIANIAYA

Kotabaru 14/10

Sdr Ahmad Faisal ( 26 th ) tidak menyangka bakal mengalami penganiayaan terhadapnya. Dengan berniat mau membeli nasi goreng disebuah rumah makan Lalapan yang tepat berada di depan PT.WIKA Jalan Raya Stagen Km.06 PL.Utara Kab.Kotabaru ( Jumat/10/10/2014 ) sekitar jam 21.00 Wita. Saat menunggu nasi goreng yang sedang dimasak, datang Sdr Didi Susanto yang kemungkinan sebelumnya ada perselisihan paham dengan Sdr Ahmad Faisal yang berlanjut dengan cekcok mulut di depan warung tersebut. Sdr Jumadi yang juga berada didepan warung berusaha untuk melerai cekcok mulut dua orang tersebut. Tetapi tiba-tiba Sdr Didi Susanto mencabut senjata tajam dan ditebaskan kearah Sdr Ahmad Faisal yang mengenai bagian kepala sehingga terluka dan mengeluarkan darah. Setelah terluka Sdra Ahmad Faisal lari menghindar yang kemudian ditemukan tergeletak di Ds.Sungai Paring dipinggir jalan, kemudian dibawa ke RSUD Kotabaru untuk mendapatkan perawatan. 
Terhadap Sdr Didi Susanto diproses dan diduga telah melanggar Pasal 351 KUHP tentang Penganiyaan. 
 




Jumat, 10 Oktober 2014

SEORANG NAPI DI LAPAS KOTABARU GANTUNG DIRI

Kotabaru 10/10

Kamis ( 09/10/2014 ) sekitar jam 23.00 Wita di Lapas Kotabaru Blok Isolasi di temukan oleh Sdr Sarifuddin ( napi ) yang rencananya akan buang air kecil di toilet, alangkah terkejutnya Sdra Sarifuddin melihat teman satu kamarnya di dalam tahananan yaitu Sdr Asmari ( napi ) tergantung dibagian leher dengan seutas tali yang terbuat dari kain. Melihat kejadian tersebut Sdr Sarifuddin langsung berteriak dengan keras meminta tolong kepada petugas jaga lapas yang saat itu sedang patroli keliling blok , kemudian petugas jaga lapas mengecek Sdr Asmari yang masih tergantung dan ternyata saat itu Sdr Asmari sudah tidak bernyawa lagi.
Joko Nofrianto ( 24 th ) Sipir Lapas Kotabaru yang melaksanakan piket jaga tahanan, melaporkan kejadian gantung diri tersebut ke Polres Kotabaru ( Jumat/10/10/2014 )  sekitar jam 02.00 Wita dan petugas piket Polres Kotabaru langsung meluncur ke TKP untuk olah TKP dan evakuasi mayat yang di lanjutkan dengan Visum jenazah di Rumah Sakit Umum Polres Kotabaru.
Sampai saat ini Penyidik masih memeriksa saksi - saksi untuk memastikan motif atau penyebab mengapa Sdr Asmari sampai melakukan gantung diri.

IBU RUMAH TANGGA DI " JAMRET " DI JALAN RAYA STAGEN KOTABARU


Kotabaru, 10/10

Sdri Asri Bulan ( 26 ) tahun seorang Ibu rumah tangga telah mengalami kejamretan, itu terjadi pada hari Kamis ( 09/10/2014 ) sekitar jam 20.00 Wita di Jalan Raya Stagen Km 04 Desa Sei. Taib Kec. PL.Utara Kab.Kotabaru tepatnya di depan SMA Plus Kotabaru. Pada saat Sdri Asri Bulan pulang menuju rumahnya dengan menggunakan sepeda motor dipepet oleh 2 orang yang berboncengan juga menggunakan sepeda motor. Setelah itu pelaku yang sama sekali tidak dikenali oleh Sdri Asri Bulan menarik tas kulit warna hitam yang taruhnya di bahu sebelah kiri sehingga para pelaku berhasil mengambil tas tersebut dan melaju meninggalkan Sdri Asri Bulan.
Didalam tas tersebut berisi 1 buah dompet warna coklat dengan uang tunai didalamnya sebesar Rp.1.250.000,- , 1 buah hanphone merk Samsung, 1 lembar kartu Atm Mandiri, 2 ( dua ) lembar Kartu  Atm BRI, 1 lembar SIM C dan 1 lembar STNK an Petta Bahar.
Sdri Asri Bulan setelah ditarik dan diambil tasnya terjatuh dan terseret sehingga mengalami luka lecet di kaki sebelah kanan ,di lutut sebelah kanan dan di siku sebelah kanan. Sedangkan para pelaku menurut Sdri Asri Bulan melarikan diri kearah / menuju Kotabaru. 
Kapolres Kotabaru melalui Kasubbag Humas Polres Kotabaru Pembina Tuty Solistyowati, S.E kembali mengingatkan terutama kepada ibu-ibu dan adik - adik remaja perempuan agar selalu berhati - hati dan waspada dalam berkendaraan, hindari memakai perhiasan yang berlebihan dan membawa barang - barang berharga karena hal tersebut akan dapat mengundang kejahatan. Terhadap pelaku dilakukan pengejaran oleh satuan buser Polres Kotabaru dan mudah - mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap dan tertangkap Pelakunya.